DIWARNAI PINALTI KONTROVERSIAL PERSIBAT DITAHAN IMBANG 2-2 PERSITA

0 comments

Batang- Putaran Liga 2 Indonesia kembali berjalan dengan menarik kali ini mempertemukan dua tim yang sama membutuhkan point penuh untuk menjaga posisi di klasemen. Tim dari Jawa Tengah kali ini menghadapi tim dari Banten Persita Tangerang pada selasa (3/9/19) di stadion Moh Sarengat Batang. Persibat yang kini memiliki ambisi harus menang menurunkan skuad terbaik nya termasuk pemain baru diantaranya Ivan Wahyudi, Sandi Septian,dan Dani Namangge. 

Pada babak pertama mulai berjalan sangat menarik  Persibat Batang yang kali ini menjadi tuan rumah terlihat bermain sangat agresif  peluang demi peluang mulai terlihat Dani Namangge beberapa melakukan serangan tapi masih dapat diredam Kiper Persita Yogi Triyana. Persita juga tak kalah gencar memberikan serangan bahkan pada menit ke 25 Persibat harus kebobolan terlebih dahulu setelah operan cantik dari Redi Rusmawan diteruskan sundulan keras oleh Chandra Waskito gol 0-1 untuk keunggulan tim tamu. 

Selang 3 menit tepatnya di menit 28 ternyata Persibat dapat menyamai skor 1-1 setelah Muhammad Toha yang mencoba membuang bola keluar gawang malah masuk gawang sendiri. Gol balasan Persibat ternyata dapat menambah motivasi pemain beberapa kali Persibat terus menggempur pertahanan Tangerang di menit ke 36 bahkan Persibat dapat membalikan keadaan umpan Sandi Septian dapat diteruskan dengan tendangan keras Imam Witoyo gol 2-1 untuk keunggulan Laskar Alas Roban. 

Babak kedua berjalan dengan tensi tinggi beberapa terjadi pelanggaran puncak nya pada menit ke 53 Jeki Arisandi harus masuk ruang ganti lebih cepat setelah pelanggaran keras terhadap Irfan harus ditebus dengan kartu kuning kedua Persita harus bermain hanya dengan 10 pemain. Unggul jumlah pemain membuat Persibat meningkatkan tensi serangan beberapa kali Imam Witoyo hampir menjebol gawang tapi Yogi masih kuat menjaga mistar nya. Di menit injuri time Persibat bernasib sial di area pinalti Persibat wasit menunjuk titik putih salah satu pemain Persibat Reksa dianggap handball. Pertandingan sempat terhenti karena protes para pemain Laskar Alas Roban yang menganggap tak terkena tangan. Aldi Cahya yang menjadi eksekutor tak menyiakan kesempatan tersebut tendangan keras di sisi kiri tak dapat dibendung Mukhti gol skor 2-2 dan wasit langsung meniup peluit tanda pertandingan berakhir. 

Dalam wawancara setelah pertandingan Bona Simanjutak mengaku menyayangkan atas pinalti kontroversial di menit terakhir "kami menyayangkan atas apa yang terjadi seharusnya kita bisa mendapatkan point penuh tapi sayang kesempatan itu dirampok seharusnya pinalti itu tidak terjadi menurut pengakuan para pemain bola mengenai dada tapi gimana lagi kita kerampokan tim kita tinggal fokus ke pertandingan terakhir masih banyak poin yang harus kita kumpulkan" tandas Bona. 

Persibat.com

0 comments

Join the conversation

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Instagram

Twitter

Facebook

Youtube

PERSIBAT PARTNER


  • logo
  • logo
  • logo
  • logo
  • logo
  • logo
  • logo
  • logo